Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tolak sumbangan Muktamar Muhammadiyah, mahasiswa UMY diancam DO

Tolak sumbangan Muktamar Muhammadiyah, mahasiswa UMY diancam DO Jusuf Kalla buka World Peace Forum 5. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang melakukan demo menolak SK Rektor yang mengharuskan mahasiswa membayar sumbangan Rp 75 ribu untuk biaya Muktamar Muhammadiyah, mengaku mendapatkan ancaman drop out (DO) karena menggelar aksi tersebut.

Koordinator Aksi, Prayoga mengatakan mereka sempat mendapatkan ancaman tersebut melalui grup BBM. Mereka pun sempat takut melakukan aksi karena ancaman tersebut.

"Kami tadi sempat diancam mau di-DO, memang tidak ada ancaman resmi yang keluar, tapi kami sempat takut jadi ragu mau aksi atau enggak," katanya pada wartawan, Yogyakarta, Jumat (30/1).

Meski demikian dia dan teman-temannya tetap nekat melakukan aksi tersebut. "Kami tetap minta SK rektor dicabut," tandasnya.

Dalam SK Rektor UMY nomor 024/SK-UMY/X/2014 tentang kontribusi mahasiswa UMY untuk Muktamar Muhammadiyah ke-47 tersebut, diputuskan bahwa mahasiswa wajib memberikan kontribusi terhadap pelaksanaan Mukatamar berupa dana sumbangan.

Dana tersebut sebesar Rp 75 ribu setiap mahasiswa, dan dibayarkan bersamaan dengan pembayaran SPP semester genap tahun ajaran 2014/2015.

Selain itu para mahasiswa yang akan wisuda juga dikenai pungutan sumbangan sebesar Rp 50 ribu per wisudawan, dan dibayarkan bersamaan dengan pembayaran wisuda periode ke II. SK tersebut ditandatangani oleh rektor UMY, Bambang Cipto pada tanggal 18 Oktober 2014.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP