Tolak penggusuran, warga Pulogadung adu jotos dengan petugas

Reporter : Imam Buchori | Rabu, 22 Mei 2013 07:35




Tolak penggusuran, warga Pulogadung adu jotos dengan petugas
Penggusuran bangunan. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Eksekusi ratusan rumah di Kampung Srikandi RT 07 RW 03, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, berlangsung ricuh. Ratusan petugas Satpol PP dan polisi sempat saling dorong dan pukul dengan warga.

Pantauan merdeka.com di lokasi, Rabu (22/5), petugas gabungan yang tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB langsung dihadang warga. Mereka menolak rumah yang selama ini ditinggali digusur.

Kedua pihak lantas sempat beradu fisik. Bahkan warga dan petugas sempat saling pukul. Petugas dibekali dengan tongkat dan tameng.

Di lokasi, petugas menerjunkan dua alat berat untuk merobohkan rumah warga. Hingga pukul 07.27 WIB, eksekusi masih berlangsung.

[dan]

KUMPULAN BERITA
# Penggusuran

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Tabrakan mobil saling tumpang tindih, JORR arah bintaro macet
  • David NOAH - Gracia Indri rencanakan nikah di Paris Van Java
  • Empat orang sejagat ini punya kelamin dan payudara lebih
  • Kisah ibu 90 tahun digugat Rp 1 M oleh anak kandungnya
  • Awas, iPhone 6 Plus bisa melengkung di saku
  • 4 Strategi SBY-Boediono kurangi kemiskinan
  • Ini nih yang bikin Gracia Indri kepincut dengan David NOAH
  • Divonis hari ini, akankah Anas tepati janji digantung di Monas?
  • Waspada klinik abal-abal dan dokter palsu bertebaran di Jakarta
  • 4 Alasan bank lakukan perang bunga deposito
  • SHOW MORE