Tolak kedatangan SBY, mahasiswa & polisi adu mulut
Merdeka.com - Sejumlah elemen mahasiswa Bandung menolak kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bandung. Kedatangan SBY di Bandung tak lain dalam rangka Kunjungan kerja (Kuker) selama dua hari yakni Jumat (29/6) hingga Sabtu (30/6).
SBY yang tiba di Trans Studio sekitar pukul 09.30 WIB disambut dengan demonstrasi oleh para mahasiswa di seberang jalan Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto Bandung.
Polisi kemudian memukul mundur para mahasiswa sekitar 200 meter, karena sempat membuat kegaduhan dan menghambat lalu lintas.
Cek-cok antara polisi dan mahasiswa sempat terjadi. Namun, tak sampai berujung bentrok karena jumlah polisi yang lebih banyak.
Dalam aksinya mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sejumlah yel-yel menolak kedatangan SBY.
Kordinator Aksi, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Bandung (KAMMI) Bandung, Sahrul Mulia Siregar menyatakan, menolak kedatangan SBY ke Bandung. Menurut mereka Hotel Trans merupakan salah satu hotel berbintang dengan segala kemewahan dan keindahan.
"Tapi ironi, ketika hotel mewah menjadi indikator keberhasilan pembangunan realitanya banyak menyengsarakan rakyat dan merusak lingkungan," katanya.
Dia menyatakan kehadiran SBY untuk meresmikan hotel tersebut justru memunculkan pertanyaan, seberapa penting kehadiran SBY pada peresmian hotel tersebut, atau ada kepentingan lain dibalik semua itu.
Hingga berita ini diturunkan, para mahasiswa masih melakukan demonstrasi. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya