Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tolak eksploitasi sumber air, warga 11 desa segel tandon

Tolak eksploitasi sumber air, warga 11 desa segel tandon Demo tolak eksploitasi sumber air. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan petani yang tergabung dalam Forum Penyelamat Sumber Pitu (FPSP) menyegel tandon air milik PDAM Kabupaten Malang di Desa Wringinanom, Kecamatan Poncokusumo, Rabu (28/1/2015). Tandon bercat biru itu dipasang spanduk bertulis 'Tolak Eksploitasi Air Sumberpitu PDAM, Petani Butuh Air Untuk Sawah'.

Petani menolak rencana eksploitasi sumber air Sumber Pitu oleh PDAM Kabupaten Malang. Warga penerima dampak jika sumber air diekplorasi berasar dari 11 Desa di 2 Kecamatan yang tergabung dalam Gabungan HIPPA (Himpunan Petani Pengguna Air) dan Gapoktan.

"Penolakan didasarkan pada fakta bahwa sumber air tersebut adalah saluran irigasi utama bagi kurang lebih 1.100 hektare lahan pertanian di 11 Desa yang dialiri anak sungai Sumber Pitu yakni Kali Lajing," kata Zulham Mubarok, koordinator aksi, Rabu (28/1/2015).

11 Desa tersebut meliputi Tumpang, Malangsuko, Jeru, Slamet, Bokor, Wringin Songo, Sukoanyar, Pucung Songo, Banjar Rejo, Kedung Rejo, dan Sumber Pasir.

Berdasar perhitungan HIPPA Gabungan, kata Zulham, rata-rata kebutuhan air di 11 Desa tersebut mencapai 938,88 liter per detik. Sedangkan debit sungai rata-rata adalah 935 liter per detik.

Kondisi debit air sebelum dilakukan eksploitasi sudah dalam kondisi kurang. Dapat dipastikan jika eksploitasi sebesar 400 liter per detik maka ketersediaan air bagi petani akan makin berkurang. Keputusan tersebut akan mengganggu keberlangsungan pertanian di 11 Desa tersebut.

Pembangunan saluran air di Sumber Pitu oleh PDAM rencananya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 95 miliar. Anggaran dicairkan melalui Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan diberikan secara multiyears. Sebagai pemenang tender pelaksana proyek dimenangkan oleh BUMN PT Wika.

"Kalau targetnya hanya mengejar PAD dan menguntungkan perusahaan, tapi mengorbankan sekitar 4.000-an petani sungguh sangat menyedihkan," katanya.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP