Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tolak Dirazia saat PPKM Darurat, Warga Kenjeran Ngamuk Rusak Mobil Polisi

Tolak Dirazia saat PPKM Darurat, Warga Kenjeran Ngamuk Rusak Mobil Polisi warga kenjeran ngamuk mobil polisi dirusak. ©2021 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Viral video aksi penolakan berujung kericuhan yang dilakukan warga terhadap petugas ketika sedang berpatroli melaksanakan penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Bulak Banteng, Kenjeran, Surabaya.

Dalam video yang dilihat pada akun instagram, @kamerapengawas, terlihat puluhan warga yang mengusir petugas yang sedang menjalankan patroli. Bahkan dalam rekaman video tersebut, warga turut mengejar petugas sambil meriakan ucapan kemarahan terhadap petugas.

Merespon hal tersebut, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan insiden kericuhan tersebut. Peritiwa itu terjadi pada Sabtu (10/7) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dimana kericuhan tersebut, berujung pada pengrusakan terhadap kendaraan patroli Lantas 202 Polsek Kenjeran Nopol X-2502-32 yang mengalami pecah kaca pintu belakang yang dilakukan oleh massa.

"Aksi pengrusakan tersebut terjadi karena warga tidak terima dengan adanya pelaksanaan penertiban PPKM Darurat oleh Kecamatan Kenjeran yang menyita KTP dan membawa warga yang tidak mematuhi prokes di antaranya tidak memakai masker dan warung yang masih buka melebihi Jam 20.00 WIB," kata Gatot ketika dikonfirmasi merdeka.com.

Dalam keterangannya, kronologi kejadian bermula saat petugas gabungan dari polisi bersama Satpol PP yang telah membawa 13 warga karena tidak memakai masker.

warga kenjeran ngamuk mobil polisi dirusak©2021 Merdeka.com/istimewa

Kemudian melintas di Jalan Bulak Banteng, Wetan dan mendapati warkop (warung kopi) yang masih belum tutup sehingga di datangi petugas penertiban.

Namun demikian, ketika pemilik warkop atas nama Eko tidak terima usaha miliknya ditindak oleh petugas sehingga terjadi perdebatan dan cekcok yang mengundang warga sekitar. Sehingga semakin lama massa datang semakin banyak, sampai berujung terjadi pengerusakan terhadap mobil patroli 202 Polsek Kenjeran.

"Sekitar jam 23.30 wib, petugas gabungan penertiban PPKM darurat kembali ke kantor kecamatan dan melaksanakan konsolidasi," katanya.

Dalam kejadian tersebut, Gatot melaporkan tidak ada korban jiwa. Hanya terdapat kerugian materil sebuah mobil patroli polisi yang rusak pada bagian kacanya. Sedangkan untuk tindaklanjut kejadian ini, Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak masih melakukan penyelidikan terkait kasus pengerusakan.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP