Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tokoh Papua Minta Dana PON XX dan Otsus Diaudit

Tokoh Papua Minta Dana PON XX dan Otsus Diaudit Pembukaan PON XX Papua. ©ANTARA FOTO/Zabur Karuru/YU

Merdeka.com - Tokoh Papua, George Awie meminta agar penggunaan dana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dan Otonomi Khusus (Otsus) diaudit. Penegak hukum, seperti Kepolisian, Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pun didesak turun tangan untuk menegakkan peraturan jika ditemukan dugaan penyelewengan.

"Dana PON dan Otsus harus diaudit. Diaudit dan disertai dengan penegakan hukum. Ini juga harus menjadi atensi KPK, Kapolda dan Kejati Papua," kata George Awie, di Jayapura, Jumat (03/12).

Ia menyayangkan munculnya berbagai aksi demonstrasi masyarakat terkait penyelenggaraan PON dan Otsus. Aksi-aksi itu dinilai menjatuhkan marwah Papua.

Menurutnya audit dana PON dan Otsus itu harus dilakukan demi transparansi. Harapannya, masyarakat bisa mengetahui dana yang digunakan atau dianggarkan benar-benar tepat sasaran. "Tidak boleh dibiarkan saja, sehingga timbul asumsi atau opini macam-macam di masyarakat. Ini tidak boleh dibiarkan terus menerus," tegasnya.

Ketua LMA Port Numbay itu meminta agar Gubernur Papua Lukas Enembe segera bersikap dan mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang diberikan wewenang mengelola dana PON dan Otsus. Tidak perlu terjadi kegaduhan karena masyarakat mencari solusinya sendiri terkait persoalan ini.

"Pak Gubernur (Lukas Enembe) harus ambil sikap yang tegas terkait ini, termasuk janji bonus yang diberikan kepada atlet yang peroleh medali emas, termasuk (honor) relawan dan tenaga medis, ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut," pintanya.

"Gubernur (Lukas Enembe) sebagai ketua umum, penanggung jawab PON, harus bisa menegur pelaksana (Panitia Besar) PON, supaya bisa segera dibayarkan, dan jangan biarkan terkatung-katung. Jangan umbar janji," sambungnya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP