Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TNI Sebut Pemberontak Mengganas Karena Pembangunan di Papua Terus Berlanjut

TNI Sebut Pemberontak Mengganas Karena Pembangunan di Papua Terus Berlanjut Senjata OPM. ©2018 istimewa

Merdeka.com - TNI mengungkapkan dugaan sementara dari aksi penembakan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kepada sejumlah pekerja proyek Istaka Karya. Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi mengatakan kelompok itu marah karena ada pekerja yang menyaksikan mereka merayakan Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Informasi awal salah satu pemicu kejadiannya ini, pada 2 Desember hari Minggu, mereka melaksanakan upacara ulang tahun yang mereka deklarasi sebagai hari kemerdekaannya. Kemudian ada pekerja jalan yang ikut nonton dan ikut mengambil gambar dari kejadian itu. Sehingga mereka marah, mereka membantai seluruh pekerja yang ada disana," kata Aidi di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Kemudian, kata Aidi, kelompok itu juga kesal karena para pekerja itu berupaya membangun infrastruktur di Papua. Menurut dia, pesatnya pembangunan di Papua akan menghambat gerakan KKSB.

"Motifnya karena tadi, perjuangannya merasa terhambat karena pembangunan yang ada di sana. Otomatis juga dengan masyarakat yang merasakan dampak dari pembangunan tersebut makin sejahtera, mereka merasa bahwa makin banyak masyarakat yang pro terhadap NKRI. Mereka merasa terhambat perjuangannya dan meneror masyarakat yang ada di sana," ujarnya.

Diketahui, sebanyak 31 pekerja proyek Istaka Karya yang tengah membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Informasi awal menyebut, mereka dibantai lantaran memfoto kegiatan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) KKB yang diselenggarakan tidak jauh dari lokasi proyek.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber : Liputan6.com

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP