TNI AU halangi wartawan liput kecelakaan Fokker
Merdeka.com - Sejumlah anggota TNI Angkatan Udara menghalangi kerja wartawan dan juru kamera meliput kecelakaan pesawat Fokker F-27 milik TNI AU.
"Kamera milik juru kamera sebuah harian nasional disita," kata seorang juru kamera situs berita kepada merdeka.com, Kamis (21/6). Dia mengungkapkan semua wartawan dilarang mendekati lokasi jatuhnya pesawat. Mereka dilarang meliput dan mengambil gambar. Dia mengatakan terpaksa mengambil gambar secara sembunyi-sembunyi dari jarak sekitar seratus meter.
Fokker nahas berpenumpang tujuh orang itu jatuh di kompleks Rajawali, kawasan Halim Perdanakusuma, hari ini pukul 14.45. Ini merupakan kecelakaan Fokker kedua milik TNI Angkatan Udara.
Seorang reporter tidak mau disebutkan namanya juga mengungkapkan kesulitan serupa. "Foto-foto yang saya ambil lewat telepon seluler dihapus paksa semuanya," ujar dia. Ketika ketahuan motret lagi, dia digelandang menghadap seorang komandan di sana.
"Kamu jangan meliput, jangan motret, nanti kami dari TNI AU akan bikin jumpa pers," kata wartawan itu menirukan perintah sang komandan. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya