TNI AL geruduk dua diskotek di Mangga Besar
Merdeka.com - Dua tempat hiburan di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, Golden Crown dan Exotic, dinihari tadi digeruduk oleh puluhan anggota TNI AL. Tentara yang berseragam dan menggunakan senjata laras panjang itu mengaku sedang mencari anggota yang diduga berada di dalam kelab malam tersebut.
"Mereka bilangnya mau razia anggota, tapi caranya maksa dan mereka tidak bisa menunjukkan surat tugas," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan Malam, Adrian Maulite, ketika dihubungi merdeka.com, minggu (3/5)
Lebih lanjut Adrian mengatakan dirinya sangat kecewa dengan perlakuan POM TNI AL tersebut. Menurutnya hal tersebut bukan kegiatan razia melainkan 'penyerangan' tempat hiburan miliknya.
"Razia kok bawa senjata laras panjang, kalau sudah bawa senjata namanya itu penyerangan. Saya gak terima seperti ini, pengunjung saya pada ketakutan, bisnis kita legal kok," tegasnya.
Tidak sampai di situ, Adrian berencana melaporkan hal ini kepada panglima TNI Laksamana Agus Suhartono agar menindak tegas anak buahnya itu. Tindakan tersebut dinilainya menyalahi aturan.
"Harusnya kalau mau melakukan razia sebelumnya mereka harus memberi tahu kita, dan nantinya akan kita fasilitasi. Tapi kalau begini caranya mereka telah menyalahi aturan. Buktinya mereka tidak ada surat tugasnya kok," tegas pria berkacamata ini.
"Kita juga punya rekaman CCTV nya. Itu buktinya kalau mereka melakukan penyerangan bukan razia," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Untung Suropati mengaku belum mengetahui perihal penyerangan tersebut. Untung pun meminta merdeka.com memberikan data perihal aduan Adrian itu.
"Kita akan cek informasi ini," kata Untung. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya