Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TNI AD selidiki penyebab Heli Bell 412 jatuh di Kaltara

TNI AD selidiki penyebab Heli Bell 412 jatuh di Kaltara Ilustrasi Helikopter Jatuh. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) segera menyelidiki penyebab Helikopter Bell 412 EP dengan nomor registrasi HA 5166 milik TNI AD jatuh. Sebelumnya, heli ini dilaporkan hilang kontak saat berada di atas Malinau, Kalimantan Utara, Kamis (24/11) lalu.

Kadispenad Brigjen TNI M Sabrar Fadhilah belum bisa memastikan penyebab jatuhnya heli tersebut. Sebab, saat berangkat dari bandara, heli tersebut dalam kondisi layak terbang.

"Dari kelayakan terbang itu pengecekannya prosedurnya sangat ketat. Kondisi heli dicek betul. Panel-panel kalau kurang satu strip saja saya yakin tidak akan terbang. Dan begitu juga dengan berat. Kalau berat melebihi beban saya yakin sekali pilot-pilot tidak akan berani menerbangkan. Saya meyakini apa yang terbang itu dalam kondisi yang baik," ujarnya kepada wartawan di Media Center Dispenad, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (27/11).

Dia menambahkan, dari kontak terakhir, didapatkan heli berada dalam posisi terbang di ketinggian 2.500 kaki.

"Mari kita tunggu investigasi saja nanti. Terakhir (terbang), sekitar 2.500 feet itu terakhir kontak. Itu belum tentu terbagnya segitu, bisa lebih tinggi. Tapi kontak terakhir ketika heli itu pada ketinggian 2.500," papar Jenderal Bintang satu itu.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, akan segera membentuk tim evaluasi guna mengetahui penyebab pasti jatuhnya heli Bell 412.

"Nanti akan ada investigasi. Ini terkait dengan prosedural. Kalau ada seperti ini pasti ada investigasi. Untuk mengecek melihat apa peyebab dan seterusnya," pungkasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP