Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

TKI asal Sambas tewas ditabrak truk di Malaysia

TKI asal Sambas tewas ditabrak truk di Malaysia Ilustrasi ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasi Pelayanan dan Penempatan BP3TKI Pontianak, As Syafii mengatakan TKI bernama Winja Marlinda asal Desa Serumpun Buluh, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas meninggal karena ditabrak oleh operator forklip. Winja dikabarkan meninggal karena ditabrak oleh truk pengangkut di sebuah sawmil di Bintulu, yang diduga ada unsur kesengajaan karena cemburu.

"Tetapi kami menunggu info lebih lanjut dari Polisi Diraja Malaysia dan KJRI. Apakah itu murni kecelakaan atau ada unsur kriminal," kata Syafii, Senin (25/4).

Syafii menambahkan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan kebenaran dari informasi yang berkembang itu. "Prosedur di sana pengguna tenaga kerja yang berkoordinasi dengan polisi untuk proses lanjut, apakah korban meninggal murni kecelakaan kerja atau ada unsur tindak kriminal lainnya," papar Syafii.

Lebih jauh Syafii menambahkan, pihaknya saat ini masih fokus pada pemulangan jasad korban, karena pihak keluarga menginginkan jasad anaknya untuk segera dipulangkan ke kampung halaman.

Badan Pelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak menyatakan Jasad Winja Marlinda akan tiba di Pontianak pada Selasa (26/4).

"Info dari PPTKIS (pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta) dari Bintulu, jasad Winja Marlina tiba di Pontianak, Selasa. Sehingga kemungkinan sekitar Rabu (27/4) diperkirakan sampai ke Sambas," kata Syafii.

Lanjut Syafii mengatakan, keterlambatan proses pemulangan jasad Winja karena hari ini baru bisa dilakukan proses administrasi, karena hari Sabtu dan Minggu libur.

"Pemulangan jasad Winja menjadi tanggung jawab PT MHI, karena almarhum bekerja sebagai TKI melalui PT MHI," tutupnya dilansir dari Antara. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP