Tjahjo Kumolo: Risma dijegal dengan berbagai cara, tapi selalu lolos
Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan mencari data dari kejaksaan dan kepolisian, tentang penetapan tersangka Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Risma terbelit kasus relokasi pedagang di Pasar Turi, Surabaya.
"Kami terus monitor akan kami cari data betul dari kejaksaan dan kepolisian sebenarnya bagaimana," kata Tjahjo usai menghadiri Seminar Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK), di Hotel Gran Sahid Jakarta, Sabtu (24/10).
Tjahjo menduga ada upaya penjegalan yang dilakukan pihak tertentu terhadap Risma dalam kaitan pencalonannya di Pilkada Surabaya pada Desember nanti. Namun selama ini, kata dia, Risma selalu lolos dari upaya jegal tersebut.
"Apapun yang menjegal bu Risma itu ada dengan berbagai cara, tapi toh akhirnya lolos," ujarnya.
Mantan Sekjen PDIP itu pun mengaku sudah mengirim pesan singkat kepada Risma mengenai masalah tersebut. "Sudah saya SMS, tapi belum dibales. Mudah-mudahan siang ini dia bales," kata Tjahjo.
Sebelumnya, ditemukan kejanggalan dalam penetapan Risma sebagai tersangka. Sebab, Polri tidak mengakui telah menetapkan tersangka terhadap Risma. Namun, pihak Kejaksaan mengaku telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang artinya sudah menetapkan tersangka terhadap Risma.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya