Tinjau pembangunan PLTA di Aceh, WN China tewas masuk jurang
Merdeka.com - Seorang warga negara China Lie Jie Min (53 tahun)tewas setelah terjatuh ke jurang di lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Pegunungan Tuwi Rimong, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat. Korban diketahui bernama. Korban terjatuh dalam jurang saat berjalan dengan tim survei, Jumat (6/2) sekitar pukul 13.00 WIB.
"Mereka sedang dalam perjalanan pulang dari lokasi survei listrik tenaga air. Dalam perjalanan, korban bersama delapan anggota tim lainnya," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Barat AKP Haris Kurniawan, seperti dilansir Antara, Sabtu (7/2).
Haris mengatakan, saat dalam perjalanan rekan kerja Lie dari Prancis yang juga di barisan belakang, tiba-tiba mendengar seperti suara orang terjatuh. Setelah dicek, ternyata korban jatuh ke dalam jurang.
Atas permintaan rekannya, Steven asal Prancis, kata dia, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien, Meulaboh, untuk diautopsi. Selanjutnya jenazah diberikan suntikan formalin guna pengawetan.
Korban rencananya dipulangkan ke negara asalnya melalui Jakarta. Sedangkan rekan korban yang tergabung dalam kelompok survei ini dimintai keterangan di Mapolres Aceh Barat.
"Kejadian ini murni kecelakaan karena saat melakukan survei mereka dikawal anggota kepolisian. Mengenai penanganan selanjutnya, sesuai permintaan rekan korban sudah dipenuhi," kata AKP Haris Kurniawan.
Sementara itu, Kepala Imigrasi Kelas II-B Meulaboh Yan F Marcos mengatakan bahwa korban bersama rekan-rekannya sudah lima hari berada di wilayah survei pembangkit listrik tenaga air tersebut.
"Korban mengantongi izin bekerja. Artinya, keberadaan korban dan tim survei tersebut resmi. Mengenai pemulangan dan administrasi korban sudah ditangani pihak kepolisian," kata Yan F Marcos. (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya