Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tinggalkan Sulsel, Irjen Anton pesan TNI & Polri mesra atas-bawah

Tinggalkan Sulsel, Irjen Anton pesan TNI & Polri mesra atas-bawah 4 Anggota TNI-Polri diberi penghargaan. ©2014 Merdeka.com/Andriansyah

Merdeka.com - Irjen Anton Setiadji resmi menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur. Posisi sebelumnya yakni Kapolda Sulawesi Selatan digantikan oleh Irjen Pudji Hartanto Iskandar.

Kepada Irjen Pudji, Anton berpesan kasus polisi narkoba. "Banyak kasus besar kita sudah selesaikan. Juga ada kasus-kasus ringan seperti kasus anggota polisi terlibat narkoba dan kegiatan pembinaan yang harus diselesaikan," ujar Anton kepada wartawan di Mapolda Sulawesi Selatan, Jumat (4/9).

Anton tak menampik banyaknya anggota polisi di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang masuk dalam lingkaran narkoba. Untuk itu diperlukan pembinaan yang lebih kuat ke internal.

Sementara kepada anggota polisi yang terlibat narkoba, lanjut Anton, diminta agar melaporkan diri untuk segera direhab. "Karena kalau ketangkap maka dipastikan akan diproses hukum," tegasnya.

Selain itu, Anton juga meminta kepada Kapolda Sulsel yang baru untuk terus menjaga hubungan baik dengan TNI. Jangan sampai terjadi gesekan kembali.

"Perkuat kegiatan gabungan seperti melaksanakan kegiatan salat Jumat bersama dengan saling mengunjungi, olah raga bersama, patroli bersama. Libatkan anggota hingga ke tingkat bawah. Jangan sampai di atas yang mesra tapi di bawah ribut lagi," pungkas Anton.

Diketahui, Irjen Polisi Anton Setiadji akan pindah tugas ke Jawa Timur berdasarkan berita Telegram Rahasia (TR) dari Kapolri tertanggal 3 September 2015. Di penghujung satu tahun masa jabatannya di Sulsel, dia akan digantikan oleh Irjen Polisi Pudji Hartanto Iskandar yang sebelumnya adalah Gubernur AKPOl Lemdikpol.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP