Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim TP4P kawal mega proyek listrik Sulawesi-Nusa Tenggara

Tim TP4P kawal mega proyek listrik Sulawesi-Nusa Tenggara Kajari dan Kajati ikut sosialisasi TP4P. ©2016 merdeka.com/mappesona

Merdeka.com - Pemerintah mencanangkan proyek infrastruktur ketenagalistrikan sebesar 35 ribu megawatt, sebagai pengembangan dari proyek yang tengah berjalan saat ini, yaitu 7.400 megawatt. Di wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara, total nilai proyek yang dibutuhkan sebesar USD 15,5 miliar. Untuk mengawal mega proyek tersebut, dibentuk Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat (TP4P).

"Untuk mencapai keberhasilan jalannya program ini bukan hal mudah. Karena sudah barang tentu mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan tidak lepas dari berbagi masalah yang bisa mengancam keberlangsungan pelaksanaan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan itu. Baik dari teknis dan non teknis bahkan permasalahan hukum. Itulah sebabnya pemerintah membentuk TP4P. Pembentukan tim ini adalah wujud dukungan pemerintah dalam mengawal program 35 ribu MW," kata Direktur PLN Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara, Machnizon dalam kata sambutannya pada kegiatan sosialisasi TP4P yang berlangsung di Hotel Clarion, Makassar, Rabu, (16/3).

Di hadapan ratusan jaksa dan unsur PLN se Sulawesi dan Nusa Tenggara termasuk para Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) ini, Machnizon menegaskan, pertemuan tersebut merupakan momentum untuk membangun kesamaan pola pikir, kesamaan sikap, tekad, tindak dan semangat dari seluruh stake holder pelaksanaan pembangunan proyek infrastruktur ketenagalistrikan 35 ribu MW ini.

Dia berharap, pembentukan TP4P tersebut dapat menjadi solusi dari berbagai masalah yang bisa menjadi kendala pelaksanaan program ini. Sehingga program ini berjalan lancar, berhasil selesai tepat waktu serta tepat guna sesuai harapan.

Direktur PLN Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara ini mengurai, dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik, pemerintah mencanangkan program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sebesar 35 ribu megawatt, dengan menugaskan PLN untuk melaksanakan pembangunan pembangkit sebesar 10 ribu megawatt sementara swasta sebesar 25 ribu megawatt. Khusus untuk wilayah Sulawesi dan Nusa Tenggara, yang akan dibangun lebih kurang 6.615 megawatt dengan komposisi digarap PLN sebesar 3.420 megawatt dan swasta 3.195 megawatt.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP