Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim SAR turunkan ROV dan 858 penyelam di titik sinyal black box

Tim SAR turunkan ROV dan 858 penyelam di titik sinyal black box Pencarian Lion Air JT 610. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi mengatakan Kapal Baruna Jaya I BPPT telah melego jangkar dan menurunkan Remote Underwater Vihacle (ROV) di wilayah yang terdeteksi sinyal ping locater black box. Titik tesebut berada 400 meter sebelah barat laut dari titik hilangnya pesawat Lion Air JT 610.

"Kita pasang jangkar di bagian tersebut yang saya bilang kemarin adalah 400 meter barat laut. Tadi malam sudah dipasang jangkar kapal ini jadi harapannya tadi pagi penyelam sudah mulai masuk dengan ROV kita turunkan untuk melihat kepastian dari benda benda tersebut," katanya di Posko Basarnas, JICT II, Jakarta Utara, Kamis (1/11).

Pada pencarian hari keempat ini pihaknya menurunkan 858 penyelam gabungan yang terdiri dari 456 orang TNI AL, 201 orang Basarnas, 40 orang TNI AD, dan 15 orang dari TNI AU. Ditambah 58 anggota Polri, 30 orang KPLP, 18 orang dari Bea Cukai, 30 orang dari PMI, dan 10 orang dari Bakamla.

Syaugi mengatakan jumlah tersebut sudah cukup banyak untuk mencari pesawat Lion Air. Dia meminta dukungan doa.

"Kita tetap kuat dan semangat dalam mencari black box dan korban korban itu," ucapnya.

Kendala dalam pencarian adalah arus yang kencang. Dia berharap, jika arus air tenang bodi pesawat bisa ditemukan hari ini. Pihaknya sudah bersiap mengangkat serpihan pesawat yang besar menggunakan alat crane milik kementerian ESDM.

"Inilah yang selalu saya sampaikan sinergritas kita dalam pemerintah ini cukup baik dan bagus. Sehingga berharap kita bisa segera temukan main body ataupun black box," ucapnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP