Tim SAR prioritaskan evakuasi lewat udara
Merdeka.com - Tim SAR menghentikan proses evakuasi sore ini. Mereka berencana melanjutkan evakuasi besok pagi. Demi meringkas waktu, mereka berniat melakukan evakuasi lewat udara.
"Itu prioritas kami," ujar Kepala Basarnas Marsdya Daryatmo saat jumpa pers di lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (10/5).
Proses evakuasi akan dilakukan menggunakan Helikopter Super Puma. Sebelumnya, Tim SAR mengirimkan personel SAR dari Paskhas TNI AU. Mereka akan diturunkan dengan tali dari helikopter ke titik jatuhnya pesawat.
"Mereka kami harapkan bisa mengidentifikasi korban dan bisa memberikan informasi pada kami agar kami dapat informasi bagaimana keadaan korban. Meski demikian tim SAR darat tetap bergerak untuk memperkuat," tambahnya.
Setibanya tim di sana, dijadwalkan membangun helipad untuk evakuasi. Besarnya akan disesuaikan dengan ukuran heli. Setelah itu langsung dibawa ke Lanud Halim. Cara ini dipandang lebih praktis dibanding dengan diangkut lewat jalur darat.
"Setiba di Halim kita serahkan ke DVI polisi untuk diidentifikasi," katanya. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya