Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim Jokowi di Jatim buka rekening dana kampanye

Tim Jokowi di Jatim buka rekening dana kampanye Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin. ©2017 merdeka.com/budi

Merdeka.com - Ketua tim kampanye daerah Jokowi-Ma'ruf di Jawa Timur, Machfud Arifin membuka rekening dana kampanye. Hal itu untuk memastikan politik yang dilakukan secara jujur.

"Ini (rekening) adalah wujud ketaatan kami pada mekanisme Pemilu sekaligus memastikan bahwa politik kami jalankan secara jujur dan tulus sebagaimana yang dilakukan Pak Jokowi selama ini," terang Machfud di Surabaya, Kamis (20/9).

Rekening dana kampanye Jokowi- Ma’ruf untuk wilayah Jawa Timur adalah BRI Surabaya Cabang Kaliasin dengan nomor rekening: 009601004022302 atas nama Tim Kampanye Provinsi Jokowi Maruf Amin Jawa Timur.

Purnawirawan polisi bintang dua ini memastikan bahwa seluruh pendanaan kampanye, berasal dari sumber-sumber yang jelas. Sumber dana kampanye ini nanti bakal diaudit oleh auditor independen. Selanjutnya akan dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta publik secara terbuka melalui media konvensional dan media sosial.

"Sesuai pedoman yang digariskan tim kampanye, tidak boleh ada donasi dari pihak-pihak yang tidak mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)," tegas Machfud.

Menurutnya, dengan mencantumkan nomor NPWP, aliran dana kampanye bisa dipastikan dari sumber yang jelas. "Pokoknya kita jamin semua pendanaan ini dari uang halal, agar semuanya berkah," ucapnya meyakinkan.

Machfud juga optimis, dengan mengumumkan dana kampanye ini, partisipasi publik untuk bergotong royong membantu pemenangan Jokowi- Ma’ruf bakal meningkat seperti Pilpres 2014 silam.

"Kita tahu, Pak Jokowi berangkat dari nol, beliau merintis karier dari bawah, beliau adalah cerminan rakyat kita yang jujur dan sederhana. Publik pasti akan membantu Pak Jokowi," katanya.

Masyarakat, masih kata Machfud, bakal ikut berpartisipasi urunan untuk mendukung Jokowi melanjutkan kepemimpinannya di dua periode berikutnya.

"Karena Indonesia masih butuh beliau. Masih butuh orang yang mengutamakan kepentingan negara dibanding transaksi-transaksi jangka pendek seperti yang beliau tunjukkan lewat kembalinya Freeport ke Indonesia," tandas Machfud.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP