Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim independen bakal cari video testimoni & lacak data dari PPATK

Tim independen bakal cari video testimoni & lacak data dari PPATK effendi gazali saat uji materi uu pilpres. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Anggota tim independen yang dibentuk Mabes Polri, Effendi Gazali mengatakan pihaknya berusaha memastikan kebenaran rekaman video testimoni Fredi Budiman. Tim saat ini sedang menelusuri video yang disimpan di Kemenkum HAM.

"Saya nantikan ada ibu Poengky dari Kompolnas dan Pak Hendardi dari unsur eksternal. Kami ingin memastikan bahwa apa yang terjadi pada waktu Fredi Budiman bercerita ada Pak Haris Azhar itu memang terjadi. Lalu ada siapa-siapa saja di situ mendengarkan. Apakah persis seperti itu yang disampaikan," papar Effendi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/8).

Effendi meminta kepada semua pihak agar bersabar, sehingga tim investigasi bisa bekerja secara maksimal.

"Sekarang ini kan dibantah, tapi yang dibantah itu rekaman yang dibuat ataukah isinya menyebut nama-nama atau tidak. Itu yang bisa ditanyakan juga di sana. Dan ada beberapa hal lain juga yang mungkin tidak bisa disampaikan," tegas Effendi.

Lebih jauh dia memaparkan, keterangan Haris Azhar memang sangat dibutuhkan. Hal ini untuk mengungkap mata rantai jaringan narkoba yang diduga melibatkan aparat penegak hukum.

"Tapi kan intinya itu tadi, who nya sudah dapat Haris Azhar sebagai warga negara, Why nya untuk kepentingan publik kita semua mau perang melarang narkoba, how nya Haris Azhar sudah menyampaikannya pada juru bicara presiden. Sekarang what nya di dalam itu siapa saja yang hadir, persis seperti apa pembicaraannya, ditambah-tambah atau tidak," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, terkait aliran dana Rp 90 miliar dan Rp 400 miliar hasil dari transaksi gembong narkoba Fredi Budiman yang diduga mengalir kepada beberapa aparat penegak hukum, Effendi belum bisa membeberkan secara rinci pertemuan PPATK dengan Kapolri.

"Ini PPATK bertemu dengan Kapolri, barangkali PPATK ingin menyampaikan sesuatu dengan Bapak Kapolri, setelah itu tim yang ingin bertemu dengan PPATK. Jadi sementara yang berlangsung tadi kepala PPATK dn Kapolri," tukasnya.

"Ada pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan, matriknya akan di olah atau disampaikan ketika bertemu dengan PPATK nantinya. Ada beberapa yang sedang dibuat lagi berdasarkan nanti hasil pertemuan tadi pagi," pungkasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP