Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim Independen akan ditambah perwakilan dari Polri dan KPK

Tim Independen akan ditambah perwakilan dari Polri dan KPK Jokowi undang enam tokoh. ©2015 Merdeka.com/biro pers kepresidenan

Merdeka.com - Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto membenarkan adanya rencana penambahan anggota tim independen yang dibentuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan konflik KPK vs Polri. Tim yang tadinya ada 7 anggota akan ditambah 2 orang, sehingga menjadi 9.

"Ada pertimbangan yang diberikan tim 7 untuk menambah satu orang mewakili Polri, satu orang mewakili KPK," ujarnya di Kantor Setneg, Jakarta, Selasa (26/1).

Namun Andi enggan menjelaskan siapa dua orang yang masuk menjadi anggota tim independen itu. Sebab, Andi tidak ingin mendahului Presiden Jokowi yang nanti akan memberikan pernyataan terkait tim ini.

"Ditunggu dulu sampai timnya dibentuk oleh presiden kami harus melaporkan setelah nanti malam presiden kembali jam 7 malam," ujarnya.

Dalam rapat hari ini antara Tim Independen dan Setneg dibahas rancangan Keppres yang akan dibuat untuk payung hukum tupoksi dari tim ini. Setelah dirapatkan, nanti akan dilaporkan kepada Presiden Jokowi dan ditandatangani.

"Sampai keppresnya dikeluarkan presiden, presiden baru kembali nanti malam. Jadi kami harus lapor setelah presiden kembali dari Medan," ujarnya.

Dalam rapat ini tim independen yang hadir yakni Oegroseno, Jimly Asshiddiqie, Bambang Widodo Umar, Hikmahanto Juwana, Erry Riana, Tumpak Hatorangan, Buya Syafii Maarif, dan Imam Prasodjo. Sebagian dari mereka merupakan anggota Tim Independen yang dibentuk Presiden SBY untuk menyelesaikan kasus KPK vs Polri saat itu.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP