Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim gabungan sidak daging gelonggongan di Bandung

Tim gabungan sidak daging gelonggongan di Bandung

Merdeka.com - Saat Ramadan dan menjelang lebaran, kebutuhan daging cukup tinggi. Hal tidak jarang dimanfaatkan oleh para pedagang yang nakal dengan menyediakan daging gelonggongan. Masyarakat pun diminta waspada.

Untuk mengantisipasi peredaran daging gelonggongan itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar bersama Dinas Peternakan membentuk tim gabungan untuk melakukan pemantauan.

Meski begitu, Kepala Disperindag Jabar Ferry Sofwan Arif mengatakan peran masyarakat juga sangat dibutuhkan. "Kita tim gabungan dari Disperindag dan Dinas Peternakan dengan menerjunkan dokter hewan, akan melakukan sidak, tapi saya minta masyarakat juga bisa menjadi konsumen cerdas," katanya di Bandung, Sabtu (4/8).

Dengan pandai memilih, maka konsumen bisa mendapat bahan makanan yang berkualitas. "Jadi kalau gelonggongan digantung itu berair. Nah kalau (ayam) tiren ada tanda-tandanya seperti tidak segar dan berwarna gelap," katanya.

Hingga jelang lebaran nanti, tim gabungan tersebut akan terus melakukan pengawasan baik di pasar modern maupun tradisional. "Kita akan melakukan pengawasan terus. Tim gabungan dinas peternakan dia membawa dokter yang tahu betul. Kita periksa secara berkala," tegasnya. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP