Tim DVI Rusia mulai bekerja
Merdeka.com - Dalam proses identifikasi korban Sukhoi, tidak hanya tim Disaster Victim Indonesia (DVI) Polri saja yang bekerja. Tim DVI Indonesia melibatkan sejumlah elemen untuk melakukan indentifikasi korban Sukhoi, antara lain adalah tim ahli dari Rusia.
"Kemarin sudah datang dari Rusia, mereka mulai bekerja hari ini," ujar Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Agus Prayitno, Minggu (13/5)
Tim berjanji akan bekerja secara profesional, transparan, akuntabel dan independen. Secara profesional, tim akan melibatkan disiplin ilmu yang meliputi para ahli dari patologi forensik, odontologi forensik, DNA forensik dan antropologi forensik.
"Kami akan bekerja secara maksimal. Kami akan teliti, sehingga akan mengidentifikasi sesuai apa adanya. Mungkin ini memerlukan waktu yang akan lama," kata Agus.
Hingga saat ini sudah 18 kantong jenazah yang tiba di RS Polri, sebelumnya 16 kantong sudah dikirm pada, Sabtu (12/5), sedangkan 2 kantong jenazah baru dikirim pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB. Namun belum dapat dipastikan berapa jumlah jenazah yang sudah terkumpul yang ada di dalam kantong tersebut. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya