Tim DVI masih cari data pembanding 10 jenazah korban Hercules jatuh
Merdeka.com - Hingga Sabtu (4/7) sore, Tim DVI Polda Sumut telah menyelesaikan pemeriksaan forensik 119 kantong jenazah, dari total 147 kantong jenazah yang diterima usai proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Hercules C 130 milik TNI AU di Medan.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan, proses identifikasi masih terus dilakukan terhadap 32 kantong jenazah lainnya.
"Ada 119 kantong jenazah yang telah diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarganya. Sedangkan 10 kantong Mr X masih dicarikan pembandingnya, dan 22 kantong lainnya berupa body part/potongan tubuh, saat ini disimpan di box cooler storage di RS Bhayangkara Polda Sumut," kata Helfi melalui pesan singkat yang diterima merdeka.com.
Untuk proses identifikasi selanjutnya, Tim DVI memindahkan posko ante mortem dan post mortem serta posko media center ke RS Bhayangkara. "Pemindahan dilakukan karena kegiatan identifikasi oleh tim DVI di RS Adam Malik telah selesai," pungkasnya.
Sabtu sore tadi, dua jenazah TNI Angkatan Udara kembali mengirim dua jenazah penumpang pesawat Hercules C-130 yang jatuh Selasa (30/6) ke daerah asal di Pekanbaru Riau dan Madiun Jawa Timur melalui Lanud Soewondo Medan.
Pemulangan dua jenazah penumpang pesawat Hercules tersebut dilakukan dengan pesawat CN-295 pada pukul 16.58 WIB, Sabtu (4/7). Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Soewondo Medan Mayor Sus Jhono Tarigan mengatakan, dua jenazah yang dipulangkan ke daerah asal itu adalah Sanda Berliana Auriantari (Madiun) dan Siti Halimah (Pekanbaru).
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya