Tim DVI berhasil identifikasi dua balita korban Trigana Air
Merdeka.com - Tim Identifikasi Korban Bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polda Papua kembali berhasil mengidentifikasi enam jenazah korban jatuhnya pesawat Trigana di Distrik Oksob Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (16/8) lalu.
Dari enam jenazah itu dua diantaranya anak balita yaitu Marcelino DK Karobaba usia tiga bulan dan Valerin berusia tiga tahun delapan bulan.
"Kemudian Ewelin Urobmobin berumur enam tahun delapan bulan dan Valerin berusia tiga tahun delapan bulan," kata Kabid Dokkes Polda Papua Kombes dr Ramond, Selasa (25/8) seperti dikutip dari Antara.
Selain dua balita tersebut, korban yang berhasil diidentifikasi ialah Egenio Dilam (22), Esep Aruman (39) yang menjabat sebagai Kepala Distrik Waime Pegunungan Bintang, Jhon Baltasar Gasper PNS Pegunungan Bintang dan Ewelin Urobmobin (6)
Ramond mengatakan dengan teridentifikasinya enam jenazah maka saat ini sudah teridentifikasi 21 jenazah dari 54 penumpang dan awak pesawat naas itu.
"Tim DVI masih menunggu konfirmasi dari keluarga untuk memastikan properti yang digunakan sebelum insiden itu terjadi," katanya.
Menurut dia, sebagian besar kondisi korban sudah tidak utuh akibat terbakar namun bila tanda-tanda yang ditemukan diakui oleh keluarga maka pihaknya tidak perlu lagi melakukan tes asam deoksiribosa nukleat (DNA).
"Test DNA merupakan langkah terakhir dalam menemukan identitas jenazah," ujarnya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya