Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim bola kalah, warga juga jarah dan bakar rumah polisi di Buol

Tim bola kalah, warga juga jarah dan bakar rumah polisi di Buol Ilustrasi ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Kerusuhan akibat kekalahan tim sepak bola Persbul Buol dari Persiwangi Banyuwangi terus berlanjut. Kini para perusuh menjarah dan membakar rumah di kompleks asrama Polsek Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

"Isi rumah Wakapolres juga dijarah," kata Pejabat Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah Kompol Rostin Tumaloto seperti dikutip Antara, Minggu (20/4).

Barang-barang berharga yang bisa dibawa, mereka jarah. Sementara perabot rumah lainnya dikeluarkan dan dibakar di halaman rumah.

Bahkan salah satu polisi harus rela kehilangan uang tunai senilai Rp. 20 juta.

"Pinjaman baru cair di bank, tidak bisa diselamatkan, kasihan," lanjut dia.

Sampai saat ini Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto berada di Buol dan menggelar rapat dengan pihak terkait guna meredam situasi tersebut.

Kericuhan ini telah terjadi sejak Sabtu (19/4) lalu saat tim sepak bola Persbul Buol kalah melawan tim dari Persiwangi Banyuwangi dengan skor 1-2. Kekalahan ini menyebabkan para pendukungnya kecewa dan berbuntut pada pengerusakan sejumlah fasilitas dan rumah di sekitar stadion termasuk asrama polisi.

Meski telah diberi tembakan peringatan, emosi massa tak kunjung mereda. Mereka justru melempar batu kepada polisi dan warga sekitar. Akibatnya beberapa warga dan personel polisi terluka, ibu-ibu dan anak-anak pun ketakutan. Sampai saat ini warga telah diungsikan dan massa pendukung Persbul Buol masih berkerumun. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP