Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tim advokasi GNPF minta hakim tak takut intervensi massa pro Ahok

Tim advokasi GNPF minta hakim tak takut intervensi massa pro Ahok Pendukung Ahok di Mako Brimob. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Anggota Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) Mohammad Kamil Pasha menyambangi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jumat (12/5). Kedatangannya untuk memberi dukungan agar Pengadilan Tinggi bisa menjaga independensi dan tidak takut dengan segala bentuk intervensi atas kasus hukum penodaan agama engan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini memasuki banding.

"Kami dari advokasi GNPF berinisiatif mendatangi Pengadilan Tinggi untuk memberi dukungan, bahwa kami mendukung dan siap mengawal mengawal independensi atau kemandirian hakim yang nanti akan ditunjuk untuk mengadili dan memutus perkara banding ini," paparnya di gedung Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jumat (12/5).

Tim advokasi GNPF menilai, saat ini sudah terlihat adanya upaya intervensi dilakukan oleh relawan Ahok terhadap Pengadilan Tinggi. Padahal berkas dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara belum diterima dan belum mulai diproses.

Dia menilai, sederet aksi yang dilakukan pendukung Ahok menuntut penangguhan penahanan sebagai bentuk intervensi terhadap independensi lembaga peradilan. Bahkan mereka menggelar aksi di hari libur nasional.

"Ada hari raya umat budha yang harus kita jaga bersama," ujar Pasha.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP