Tilap Duit Arisan Sosialita Rp 9,2 Miliar, Duta Kemenpora Dipolisikan
Merdeka.com - Maya Angkasa Duta Kemenpora dilaporkan oleh Ratna Rezekie ke Polda Metro Jaya karena diduga menggelapkan uang masyarakat dengan modus arisan. Maya diduga menggelapkan uang hingga sebesar Rp 9,2 miliar.
"Meydi ini partnernya Maya. Meydi ngajak dia (Ratna) bilang mau ikut arisan enggak, yang kelola dana arisan si Maya. Kumpulin duitnya nanti duitnya diputar sama Maya nanti dibagikan keuntungan. Secara singkat seperti itu," kata kuasa hukum Ratna Rezekie, Medianto Hadi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).
Laporan itu tertuang dengan nomor Laporan Polisi LP/319/1/2018/PMJ/Dit Reskrimsus, tanggal 16 Januari 2019. Laporan itu dibuat dengan tuduhan tindak pidana penipuan, penggelapan dan TPPU.
Hadi menjelaskan, awal mula kliennya itu tertipu ketika Ratna ditawarkan oleh sahabatnya bernama Maydi untuk ikut arisan Hoky Maya Meydi. Yang mengelola arisan itu yakni Duta Kemenpora Maya Angkasa.
Saat itu, Meydi meyakinkan Ratna dengan membawa nama Maya yang berprofesi sebagai artis dan Duta Kemenpora. Karena percaya dengan ucapan Meydi, Ratna pun mencari orang-orang yang ingin gabung ke arisan tersebut.
"Program bernama Arisan Hoky Maya Meydi dimulai sejak bulan juli 2018 dan menelan lebih dari 30 orang korban," jelasnya.
Hadi pun mengungkapkan, ketika resmi ikut arisan itu, Ratna pun disuruh untuk mencari minimal 10 orang untuk ikut dalam arisan tersebut dan barulah Ratna mendapatkan keuntungan.
Ratna pun menyanggupi permintaan tersebut dengan sukses mengajak 15 orang lain. Ratna pun bersama dengan 15 orang lainnya langsung menyetorkan sejumlah uang. Namun, uang yang mereka setorkan itu tak diputar sebagaimana janji Meydi sebelumnya.
"Intinya mereka istilahya ada slot, 1 slot Rp 15 juta. Mereka harus terkumpul dana 10 slot lebih dulu. Jadi minimal 1 orang harus ambil 10 slot baru ditransfer melalui Ratna kalau marketingnya Ratna. Ratna setor ke Maya," ungkapnya.
Bukan hanya Ratna saja yang telah membawa 15 orang lainnya untuk bergabung dalam arisan tersebut. Tapi Meydi juga telah membawa 15 orang untuk bergabung dalam arisan itu.
"Ratna pribadi sudah nyetor uang Rp 510 juta ke Maya. Kalau total uang yang dibawa Ratna Rp 2,2 Miliar. Kalau total yang dibawa Mayde dan Ratna 30 orang. Jadi total yang disetor kira-kira 9 miliar," ungkap Hadi.
Hadi menyebut Maya tidak memiliki itikad baik untuk mengembalikan uang Ratna maupun uang peserta arisan lainnya. Oleh karena itulah, alasan utama ia melaporkan hal tersebut ke Polda Metro Jaya.
"Kami membawa bukti berupa fotocopy bukti transfer Ratna ke Maya, MoU antara Maya dan Ratna terkait arisan," katanya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya