Tiga warga Garut dilaporkan hilang, diduga gabung Gafatar
Merdeka.com - Kehadiran ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) tengah ramai diperbincangkan. Nama ormas Gafatar yang disebut sesat ini mencuat selepas kembalinya dokter Rica Tri Handayani yang hilang di Yogyakarta sejak 30 Desember 2015.
Kasus warga yang menghilang kemudian diduga bergabung dengan Gafatar bukan hanya dialami Rica. Di Garut ada tiga warganya yang hilang karena ada dugaan bergabung ke ormas tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono membenarkan adanya dugaan orang hilang karena terindikasi Gafatar. Mereka adalah Winarti (42) serta dua anaknya, Sri Putri Rahma (17) dan Andi Permana (10).
"Tadi pagi kami menerima laporan orang hilang. Ada indikasi terkait dengan Gafatar," kata Sulistyo, Selasa (14/1).
Sulistyo menjelaskan, laporan itu dilayangkan suami Winarti, Heriyadi Atmajaya (44). Menindaklanjuti laporan tersebut, Polda Jabar bergerak mengusut, salah satunya dengan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk terlapor.
Hingga kini belum diketahui kondisi pasti ibu dan anaknya tersebut. Winarti dan kedua anaknya meninggalkan rumah sejak 28 Desember 2015 lalu.
"Kami periksa saksi termasuk dari terlapor," ungkapnya.
(mdk/amn)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya