Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiga pembunuh driver taksi online di Palembang ditangkap, dua masih buron

Tiga pembunuh driver taksi online di Palembang ditangkap, dua masih buron 3 pembunuh driver taksi online di Palembang. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Perampok dan pembunuh driver GoCar Edward Limba alias Ewa (35) diketahui sebanyak lima orang. Tiga pelaku berhasil ditangkap, dua diantaranya dihadiahi timah panas.

Tiga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Ari Tri Sutrisno (32), warga Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Aldo Putra Zainuddin alias Yung Yung (32), warga Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, dan Adi Putra Simamora alias ucok (27), warga Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang.

Dua pelaku lain masih buron dan dalam pencarian polisi. Mereka berinisial IW dan R. Ciri-cirinya sudah diketahui petugas dan terancam akan ditindak tegas jika tertangkap.

"Tim masih di lapangan untuk mengejar dua pelaku lain. Diminta menyerahkan diri, kalau tidak ditindak tegas," tegas Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto di kantornya, Selasa (29/8).

Tiga tersangka dihadapkan kepada wartawan di Mapolda Sumsel setelah diringkus, Minggu (27/8). Kasus ini menjadi atensi kepolisian karena terbilang sadis.

Agung mengungkapkan, peristiwa itu bermula saat para tersangka memesan taksi online dengan nama samaran dan tujuan Talang Kelapa, Palembang, Senin (21/8) malam. Dalam perjalanan, korban disekap dan diikat dengan seling. Lantaran memberontak, korban dibacok dan ditusuk pelaku hingga tewas.

"Ada luka bacokan di tubuh dan leher korban. Tangan salah satu tersangka juga terluka karena korban sempat melawan," ungkap Agung.

Lalu, mayat korban dibuang ke perkebunan karet di Sembawa, Banyuasin. Sedangkan mobil disembunyikan di Talang Betutu dengan tujuan akan diambil kembali jika kondisi sudah aman.

"Para tersangka dikenakan Pasal 338 junto 365 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. Bisa saja dikenakan hukuman mati karena terencana," kata dia.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP