Tiga Nisan Kuno Ditemukan Saat Penggalian IPAL di Palembang
Merdeka.com - Tiga nisan kuno yang disinyalir benda cagar budaya ditemukan dalam penggalian tanah pengerjaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang. Sayangnya barang-barang tersebut kembali dikubur dan dicor menggunakan semen.
Nisan kuno ditemukan oleh pekerja PT Waskita Karya saat melakukan penggalian, Kamis (14/1) malam. Atas perintah atasan, pekerja mengembalikannya ke tempat semula dan kemudian mengecornya.
Manajer Operasional Proyek PT Waskita Karya Palembang Riza mengakui pihainya tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) ketika menemukan benda bersejarah atau barang-barang kuno. Hanya saja, dalam perkara ini sudah dilaporkan kepada Kantor Arkeologi Sumatera Selatan, Dinas Kebudayaan Palembang, dan Tim Ahli Cagar Budaya.
"Kita belum ada SOP apabila saat pengerjaan ditemukan barang kuno atau diduga cagar budaya. Jadi karena takut diapa-apakan, kita kembalikan saja ke tempat ditemukannya," ungkap Riza, Senin (17/1).
Irwanto
Setelah dilakukan pembahasan diputuskan akan dilakukan pembongkaran kembali oleh tim terkait. Kemudian nisan kuno itu akan diteliti untuk mengetahui sejarahnya.
"Malam nanti akan dibongkar," kata dia.
Atas pengalaman ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PU Cipta Karya selaku pemilik proyek untuk ditindaklanjuti. Sebab, pengerjaan ini masih berlangsung hingga pertengahan tahun.
"Dinas Kebudayaan Palembang juga akan melakukan pengawasan jika masih ditemukan benda serupa," ujarnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Palembang Agus Rizal mengatakan, kawasan Pasar 16 Ilir atau sekitaran Jembatan Ampera pernah berdiri Keraton Beringin Janggut pada abad ke-16. Dugaan kuat nisan kuno tersebut berasal dari kerajaan itu.
"Jika ditemukan lagi bisa melapor kepada kami, jangan sampai kabar itu viral dulu seperti kemarin," kata dia.
Menurut Agus, penimbunan kembali nisan kuno menunjukkan pekerja PT Waskita Karya tidak paham regulasi benda yang diduga cagar budaya. Agus memaklumi tujuan pekerja yang tak lain untuk mengamankannya dan menghindari niat pelaku kejahatan.
"Malam ini akan diangkat, kita buka sejarahnya," pungkasnya.
Diketahui, kabar penemuan nisan kuno tersebut viral setelah Penggagas Komunitas Sahabat Cagar Budaya Palembang Robby Sunata mencuitkan hal tersebut di twitter melalui akun @robbysunata. Dia geram dengan tindakan pekerja PT Waskita Karya yang terkesan menutupi penemuan.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya