Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tiga kapal perang USA akan sandar di Surabaya

Tiga kapal perang USA akan sandar di Surabaya navy seal. merdeka.com/brocastinator.com

Merdeka.com - Tiga kapal perang milik Amerika Serikat (USA) rencananya akan sandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada 28 Mei hingga 8 Juni mendatang. Kapal itu akan sandar dua sampai tiga hari.

Kepala Dinas Penerangan Armatim TNI-AL, Mayor Yayan Sugiana mengatakan, tiga armada kapal milik USA itu yang akan sandar adalah US CG Waesche, USS Van FFG 48, USS GPN LSD 42.

"Disebutkan 10 hari itu tidak benar, yang benar hanya 2 atau sampai 3 hari saja kok. Dan kenapa harus sandar di Dermaga Jamrud Utara, karena kalau di Dermaga Armatin masih direnovasi. Kalau sandar di sana (Dermaga armatim) jelas tidak mungkin," kata Yayan, Rabu (16/5).

Renovasi dilakukan karena ada sejumlah pekerjaan di dermaga yang memang mendesak untuk dilakukan. Sebab, dermaga yang sekarang difungsikan untuk pangkalan TNI-AL di wilayah Indonesia bagian timur itu, adalah peninggalan Belanda.

Selebihnya, untuk kegiatan militer Amerika di Indonesia, bukan hanya untuk kepentingan latihan antar personil angkatan laut

kedua negara.

"Melainkan juga untuk kerjasama kemanusiaan, seperti melakukan rehab pembangunan rumah di Madura, Jawa Timur misalnya. Selain itu, kami juga melakukan latihan bersama di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur," tutur Yayan.

Dalam latihan itu, lanjut dia, personil yang dilibatkan terdiri 1.244 personil TNI-AL termasuk dari Marinir, Armatim dan unsur Kobangdikal.

"Sementara, dari personil tentara USA berjumlah 831 orang prajurit," katanya.

Untuk mengantisipasi perbedaan yang muncul, Yayan mengatakan kalau hari ini, pihaknya tengah melangsungkan pertemuan membahas rencana sandarnya kapal militer milik USA itu.

"Dalam pertemuan itu, sejumlah pihak juga diundang," tutupnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP