The Beatles pernah coba LSD, narkoba yang dikonsumsi Christoper
Merdeka.com - Berdasarkan tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN), Christopher Daniel Sjarif (23), pengemudi Outlander maut yang menewaskan 4 orang di Pondok Indah, Jakarta Selatan, terbukti mengonsumsi narkoba golongan I nomor 36 jenis Asam Lisergat Dietilamida (Lycergic Acid Diethylamide/LSD). Di dunia hitam, narkoba yang populer berbentuk kertas itu biasa disebut 'Smile'.
Penggunaan narkoba yang diciptakan oleh ahli kimia asal Swiss Albert Hofmann tersebut sudah dikonsumsi sejak lama. Bahkan personelThe Beatles secara terang-terangan mengaku pernah mengonsumsi psikotropika yang kuat dan berpotensi bahaya tersebut.
Seperti dikutip merdeka.com dari beatlesinterviews.org, Kamis (22/1), Paul McCartney mengatakan, dalam hari kedua jeda tur ke Amerika Utara, keempat personelband asal Liverpool, Inggris tersebut mengonsumsi LSD. Hal itu merupakan pengalaman kedua mereka mengonsumsi senyawa yang membawa rasa senang beratus-ratus kali.
Dalam sebuah wawancara, McCartney menuturkan, saat mereka menyewa sebuah rumah di 2850 Benedict Canyon, Beverly Hills, Amerika, keempatnya mengonsumsi LSD di dalam rumah yang dimiliki oleh Zsa Zsa Gabor. Sementara, di luar rumah polisi mengamankan penggemar yang menyemut di depan rumah.
"Ada banyak gadis dan polisi di gerbang rumah dan pengawalan polisi. Kami masuk ke dalam dan Davis, John Lennon, George Harrison dan saya mengonsumsi LSD untuk dapat mengenal satu sama lain dengan baik."
Dalam sebuah wawancara pada tahun 1967 di majalah Life, McCartney menuturkan, sehabis mengonsumsi LSD, dirinya merasa menemukan dunia baru. Dia mengaku telah menggunakan barang haram tersebut selama lima kali.
"Setelah aku mengambilnya (LSD), itu membuka mataku. Kita hanya menggunakan atau sepersepuluh dari otak kita. Hanya berpikir yang kita bisa capai jika kita bisa tekan bagian yang tersembunyi. Itu akan berarti keseluruhan dunia baru."
Meski McCartney mengaku mengonsumsi LSD, yang dimasukkan ke dalam barang terlarang, dia percaya jika penggemar The Beatles tidak akan mengikuti langkahnya. Dia menambahkan, pernyataannya tersebut tidak akan membuat perubahan.
"Saya tidak berpikir jika penggemar kami akan menggunakan narkoba karena kami melakukannya," ujar pencipta sebagian besar lagu The Beatles tersebut.
(mdk/tts)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya