Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tewasnya Ricko jadi martir perdamaian Bobotoh-Jakmania

Tewasnya Ricko jadi martir perdamaian Bobotoh-Jakmania Jenazah Ricko. ©2017 merdeka.com/dian rosadi

Merdeka.com - Nasib nahas dialami Ricko Andrean (22). Bobotoh Persib Bandung itu dikeroyok sesama Bobotoh seusai laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (22/7) lalu.

Peristiwa itu bermula saat laga pertama dua kesebelasan tersebut rampung. Korban bersama temannya beristirahat sejenak di luar stadion, sambil beli makan. Karena merasa gerah, dia lantas melepas atribut Viking.

Di saat itu, dia melihat keributan diduga The Jak dikeroyok sejumlah suporter Bobotoh. Dia lantas berlari menuju sumber keributan. Begitu tiba, suporter The Jak berlindung di balik badannya. Korban sempat menujukkan KTP dan berkali-kali berteriak bahwa dia warga Bandung. Namun massa yang sudah di luar kendali, serta merta menghajar korban sampai gegar otak dan akhirnya meninggal dunia lima hari kemudian, Kamis (26/7), setelah sempat menjalani perawatan di RS Santo Yusuf Bandung.

Tewasnya Ricko pun menambah daftar panjang sejarah kelam kekerasan antar suporter sepak bola di Indonesia. Semua pihak berharap peristiwa yang dialami Ricko adalah yang terakhir terjadi di dunia persepakbolaan tanah air.

Aksi damai antara The Jakmania dan Bobotoh pun marak dilakukan pasca meninggalnya Ricko. Jumat (29/7) malam lalu, ratusan suporter Jakmania dan Bobotoh menggelar aksi seribu lilin di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi. Dengan menggunakan atribut tim kesayangan mereka berdiri berdampingan dengan tertib dan tanpa bermusuhan sambil memegang lilin dan mendoakan Ricko.

aksi 1000 lilin bobotoh dan jakmania di bekasi

Aksi 1.000 lilin bobotoh dan jakmania di Bekasi ©2017 Merdeka.com

Manajemen Persija Jakarta mengapresiasi aksi damai tersebut. Manajemen Persija berharap aksi ini menjadi awal positif perdamaian kedua kelompok suporter.

"Kami melihat aksi spontanitas ini sangat luar biasa," kata media officer Persija Jakarta, Hanif Marjuni di Bekasi, Jumat malam.

Dia berharap aksi tersebut menjadi titik awal yang baik bagi hubungan kedua suporter dan perkembangan sepak bola Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Viking Persib Club Heru Joko menegaskan, permusuhan antara Bobotoh dan The Jakmania harus diakhiri. Meninggalnya Ricko harus menjadi pesan pembuka perdamaian.

Dia sangat mengapresiasi aksi damai seribu lilin yang digelar Bobotoh dan The Jak di Stadion Patriot, Kota Bekasi. "Bagus ya. Itu inisiatif pendukung murni. Gerakan murni dari hati. Keren pisan. Jadi senang saya melihatnya. Semoga perjalanan (perdamaian) menjadi lancar dan sebenarnya memang begitu harus damai. Biar (meninggalnya) Rico jadi pembuka kedamaian," kata Heru Joko usai menyambut kehadiran Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di rumah mendiang Ricko, di kawasan Cicadas, Kota Bandung, Sabtu.

Aksi serupa juga akan kembali dilakukan di Bandung. Pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan seluruh jaringan agar pesan-pesan damai itu tidak hanya seremonial. "Di Bandung nanti akan ada (kaya di Patriot). Tunggu saja nanti ada pergerakan sama," imbuhnya.

Tak cuma di Bekasi, aksi damai juga dilakukan di Purwakarta. Para Bobotoh dan The Jakmania melakukan aksi pengumpulan seribu tandatangan sebagai tanda perdamaian antara dua kelompok supporter yang kerap berseteru tersebut. Aksi simpatik ini digelar di kompleks Taman Sri Baduga Purwakarta yang bersebelahan dengan Taman Surawisesa di Jalan KK Singawinata, Minggu (30/7).

bobotoh dan the jak di purwakarta

Bobotoh dan The Jak di Purwakarta ©2017 merdeka.com/bram salam

Hadir dalam kegiatan tersebut, seluruh anggota dan simpatisan supporter dari keduanya. Selain itu Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi juga hadir. Dedi yang juga dikenal sebagai Bobotoh Maung Bandung ini mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya. Dia mengaku terharu karena perdamaian telah terjadi di antara dua kelompok supporter tersebut.

Menurutnya, ke depan dimungkinkan untuk diadakan nonton bareng saat Persib dan Persija kembali bertanding. Hal ini agar menjadi bukti bahwa elemen supporter keduanya sudah berdamai dan saling menghormati.

"Kalau nanti ada pertandingan Persib dan Persija lagi, jika situasi memungkinkan kita bisa nonton bareng di Purwakarta. Saya kira banyak orang yang menantikan momen kedua supporter-nya bisa hadir berdampingan. Itu kita dukung," ujar Dedi.

Usai membubuhkan tandatangan, kedua supporter kesebelasan yang mengarungi musim kompetisi di Liga 1 ini tampak berangkulan satu sama lain sambil menyanyikan chant. Tandatangan mereka bubuhkan di atas kain putih sepanjang puluhan meter.

Ricko menjadi martir perdamaian antara Jakmania dengan Bobotoh.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP