Tewaskan 4 orang, Christopher baru sadar setelah dikeroyok massa
Merdeka.com - Kuasa hukum pengemudi Outlander maut Christopher, Agus Salim, mengatakan kliennya tak menyadari apapun saat menabrak sejumlah kendaraan di Jl Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (20/1). Tabrakan itu kemudian menewaskan 4 orang dan melukai beberapa pengguna jalan.
Agus berujar, kliennya itu hanya mengaku sakit usai nonton bioskop di mal, sehingga tertidur pulas di dalam mobil.
"Christopher setelah nonton dia merasa pusing, tidak enak badan dan minta pulang. Turun dari atas sampai lobi dia tertidur. Setelah tertidur pulas, ia baru tersadar setelah dikeroyok itu. Itu penjelasan Christoper. Dia tidak ingat dan tidak tahu itu penjelasan penyidik," kata Agus di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (23/1).
Agus mengaku saat ini Christoper masih harus menjalani sejumlah pertanyaan dan penyidikan dari pihak kepolisian, sehingga masih banyak hal yang belum bisa diutarakannya selaku kuasa hukum.
Sementara mengenai kondisi tersangka itu sendiri saat ini, Agus mengatakan kliennya itu masih dalam upaya pemulihan dari shock dan luka-luka karena sempat dihakimi oleh massa di tempat kejadian.
"Dia sedang pemulihan. Lukanya itu kebanyakan di kepala, bagian mata itu memar, juga di bagian kaki dan tangan," kata Agus.
Ketika ditanya apakah benar Christopher sempat terlibat cekcok dengan sopir mobil tersebut (Sandy), lagi-lagi Agus mengaku belum bisa mendapatkan kepastian mengenai hal itu.
"Kami belum dapat gambaran seperti itu. Kita tunggu saja hasilnya," kata Agus.
Seperti diberitakan, hasil tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) membuktikan Christopher positif menggunakan narkoba golongan I jenis Lysergic acid diethylamide (LSD). Narkoba jenis ini bisa menimbulkan halusinasi dan menciptakan rasa panik.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya