Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tes urine dadakan, polisi di Surabaya ganti urinenya dengan air

Tes urine dadakan, polisi di Surabaya ganti urinenya dengan air Tes urine di Mapolrestabes Surabaya. ©2015 merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Mendadak, Propam Mabes Polri bersama Dokkes Polri menggelar tes urine terhadap anggotanya di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/11). Karena mendadak, satu dari sekian anggota Polrestabes Surabaya kabur setelah mengganti botol tes urinenya dengan air.

Informasi ini dibenarkan Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Lily Djafar saat dikonfirmasi wartawan. "Jadi ini tes urine yang digelar mendadak oleh Mabes Polri, untuk mendeteksi anggota yang mengonsumsi narkoba," terang Lily.

Tak hanya anggota berpangkat bintara, seluruh perwira hingga Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Yan Fitri juga menjalani tes urine. ‎"Semua anggota tak ada yang tahu terkait tes urine ini," akunya.

Ada kejadian heboh saat tes urine ini digelar. Dari sekian botol berisi urine anggota, ada satu botol yang dipisah. Botol itu tidak berisi urine, melainkan air. Dan botol tersebut bernomor 135 milik Briptu TP, anggota Resmob Polrestabes Surabaya.

Informasinya, karena acara tersebut digelar mendadak, banyak anggota panik. Karena kondisi panik tersebut, yang diduga menjadi penyebab Briptu TP mengganti urinenya dengan air biasa.

Akibatnya, Pusdokes Mabes Polri langsung meminta Propam memanggil Briptu TP untuk melakukan tes urine ulang. Sayang, hingga satu jam dilakukan pencarian yang bersangkutan belum ditemukan.

Kompol L Sembiring dari kesatuan Dokes Mabes Polri mengatakan, botol nomor 135 milik Briptu TP itu berisi air. "Ini bisa dilihat bentuknya, selain warnanya bening, juga tidak tercium bau urine. Jadi kita pastikan botol nomor 135 ini berisi air, bukan urine," katanya.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP