Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tertembak senapan angin, bocah 11 tahun di Bali kritis

Tertembak senapan angin, bocah 11 tahun di Bali kritis Ilustrasi senapan. ©shutterstock.com/np

Merdeka.com - Wayan Damuh Wiranatha (11) terkapar di ruang ICU RSUP Sanglah dalam keadaan kritis. Anak yang tinggal di dusun Batudawa Kelos, Karangasem Bali ini baru saja usai operasi pengangkatan peluru yang bersarang di punggungnya.

Informasi yang diterima merdeka.com di RSUP Sanglah, saat itu korban sedang asyik bermain di rumah sepupunya I Nengah Budiana (24) yang masih satu desa dengan korban.

Saat itu, tanpa sengaja Budiana yang berencana akan menembak semal (Tupai) di halaman, menarik pelatuk senapan anginnya.

"Sepupu saya tidak tau kalau dalam senapan angin miliknya ada puru. Padahal sebelumnya sudah dikokang dan ditembakan tetapi tidak ada masalah, saat tembakan ke dua tiba-tiba ada letusan dan kena adik saya," cerita kakak kandung korban, Komang Dirga (22), di RSUP Sanglah, Rabu (21/1) Denpasar, Bali.

Katanya setelah sempat dibawa ke RSUD Karangasem, kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah sekitar pukul 15.00 WITA. "Tidak sampai satu jam langsung ditangani. Tapi sekarang kondisinya belum sadar. Peluru sudah diangkat," terang Dirga.

Sementara itu, kabar dari salah seorang tim medis di Sanglah justru menuturkan bahwa korban belum diambil pelurunya yang bersarang di dada.

"Tadi kita lakukan pemeriksaan dan pembukaan lobang peluru, bersarang peluru lumayan dalam. Kami belum bisa mengambil tindakan, nanti akan dilakukan tindakan dengan alat operasi khusus," kata dokter yang tidak ingin namanya disebutkan.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP