Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terseret kereta api, Nur kehilangan 3 jari tangan

Terseret kereta api, Nur kehilangan 3 jari tangan Ilustrasi Kecelakaan Kereta. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Tabrakan antara kereta api dengan sepeda motor di lintasan Krueng Mane-Krueng Gekuh mengakibatkan seorang ibu rumah tangga yang mengendarai sepeda motor di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, kehilangan tiga jari tangan.

Kapolres Lhokseumawe AKPB Ari Lasta Irawan mengatakan, kejadian kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dengan kereta api Cut Meutia nomor K 3 3 1310 terjadi pada Jumat (31/8). Kejadian itu mengakibatkan korban seorang ibu rumah tangga, Nur Fadhilah (45), warga Gampong Glumpang Sulu Timur, terpaksa dirujuk ke rumah sakit Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin di Banda Aceh.

Kronologis kejadiannya sekitar pukul 09.45 WIB, kereta api Cut Mutia nomor lambung K 3 3 1310 dengan masinis Deski Wirya Asta (32) dan kondektor Sagino (54) melaju dari arah barat Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, menuju arah timur dengan kecepatan sekitar 30 km per jam.

Saat yang sama dari arah selatan menuju ke utara tepatnya di jalan desa Gampong (desa) Glumpang Sulu Timur, Kecamatan Dewantara, melintas sebuah sepeda motor Suzuki Shogun 125 R Nopol BL-5456-ND, yang dikendarai oleh korban, mengakibatkan tabrakan tidak terhindari.

"Kereta api tersebut menabrak bagian depan sepeda motor sehingga pengemudi terjatuh dan terseret sejauh sekitar 3 meter. Akibat kejadian tersebut, sebanyak tiga jari tangan korban putus dan luka robek di bagian kepala belakang sebelah kiri," jelasnya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (1/9).

Korban langsung dibawa ke rumah sakit PT Arun, Lhokseumawe. Akan tetapi karena kondisi parah, korban terpaksa di rujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Terkait kejadian tersebut, Ari mengungkapkan, pihaknya sudah meminta keterangan masinis.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP