Tersandera kasus UPS, Lulung bilang 'saya serahkan pada Allah'
Merdeka.com - Bareskrim Polri terus mencari otak penganggaran proyek pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) di APBD Perubahan 2014 yang merugikan negara sekitar Rp 50 miliar. Hingga saat ini, penyidik Bareskrim telah menetapkan dua orang tersangka yaitu Alex Usman dan Zaenal Sulaiman.
Sementara mantan Koordinator Komisi E DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau yang lebih dekat dengan sapaan Lulung saat ini masih berstasus saksi dan belum meningkat menjadi tersangka.
"Saya bilang saya enggak serta merta bilang tidak terlibat dalam kasus korupsi UPS. Oh itu tidak, itu namanya orang sombong. Kita punya Allah, punya tuhan, yang benar pasti benar, kata Allah. Dan Saya menyerahkan pada Allah, saya yakin polisi akan menetapkan tersangka yang memang terlibat dalam kasus ini," ujar Lulung usai menjalani pemeriksaan di Mabes Polri, Jaksel, Kamis (1/10).
Lanjut Lulung, dia tidak ingin hak politiknya ke depan akan dibatasi lantaran dikait-kaitkan dengan pengadaan UPS. Oleh karena itu, dia berharap, penyidik bekerja secara profesional dalam mengusut kasus ini sampai tuntas.
"Jangan nanti ada hal-hal konspirasi yang mengekang tugas saya sebagai politisi. Saya yakin dan bangga kepada pihak polisi, polisi sudah sangat luar biasa untuk menyidik kasus UPS sampai tuntas," imbuhnya.
Tidak hanya itu, Lulung juga menyampaikan kerabatnya yang turut serta diperiksa sebagai saksi oleh penyidik dalam kasus UPS ini. Empat orang yang diperiksa selain Lulung hari ini yaitu, Ketua DPRD DKI, Ferial Sofyan, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI periode 2009-2014, Igo Ilham, Mantan Sekretaris Komisi E DPRD DKI Sarianta Tarigan dan pembantu DPRD, Choli.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya