Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terpidana mati Raheem ingin melihat sambil berdoa saat ditembak mati

Terpidana mati Raheem ingin melihat sambil berdoa saat ditembak mati Terpidana mati Bali Nine dipindah ke Nusakambangan. ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno

Merdeka.com - Salah satu terpidana mati Raheem Agbaje Salami berwasiat agar dimakamkan di Madiun, Jawa Timur. Selain itu WN Spanyol ini berharap ketika dieksekusi tanpa penutup mata.

"Dia lebih tegar menghadapi semuanya. Ia yakin bahwa imannya akan menguatkan dia sehingga tidak takut eksekusi. Bahkan, apabila diizinkan Raheem ingin menjalani hukuman mati tanpa harus ditutup matanya sambil berdoa," kata pendamping rohani Raheem, Titus Tri Wibowo kepada wartawan di Madiun, Jawa Timur, Rabu (4/3).

Permintaan terakhir itu ditulisnya sebanyak tiga lembar tertanggal 2 Maret 2015. Surat permohonan itu juga ditujukan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kejaksaan Negeri Madiun, Kedutaan Besar Nigeria di Jakarta, kuasa hukumnya Utomo Karim, dan arsip.

"Semua permintaan terakhir itu sudah diketik dan ditujukan kepada jaksa pelaksana eksekusi di Nusakambangan," ungkap Titus.

Raheem merupakan narapidana kasus narkoba yang dilayar dari Lapas Porong, Sidoarjo ke Lapas Madiun pada 2007.

Dia merupakan salah satu narapidana yang segera menjalani eksekusi mati setelah grasinya ditolak Presiden Joko Widodo pada tahun 2014. Kini dia sedang menanti pelaksanaan eksekusi bersama terpidana mati kasus narkoba lainnya.

Raheem datang ke Nusakambangan tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB setelah duo 'Bali Nine' datang terlebih dahulu.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP