Terpidana mati belum didampingi pemuka agama
Merdeka.com - Pelaksanaan eksekusi terpidana mati tahap kedua di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, nampaknya tak lama lagi akan digelar. Tetapi, sampai saat ini belum ada geliat soal pendampingan para terpidana mati oleh para pemuka agama.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cilacap, Hasan Makarim mengatakan, belum menerima adanya permintaan pendampingan dari pihak manapun. "Hingga saat ini, belum ada permintaan. Karena (terpidana mati) belum terkumpul," kata Hasan, Jumat (24/4).
Hasan mengemukakan, hingga saat ini sudah terkumpul sepuluh terpidana mati di pulau penjara itu. Tetapi penempatannya masih tersebar di sejumlah lapas yang ada di Pulau Nusakambangan.
"Kalau sudah terkumpul baru saya difungsikan. Kalau secara reguler, saya terus berfungsi dengan mereka," ujar Hasan.
Ketika dikonfirmasi mengenai kondisi sejumlah terpidana mati, Hasan mengatakan kondisi terpidana didampinginya dalam kondisi baik.
"Saya lihat perkembangannya bagus, cukup stabil," ucap Hasan.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya