Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terpergok menyembelih kambing, 2 pencuri nyaris dibakar massa

Terpergok menyembelih kambing, 2 pencuri nyaris dibakar massa ilustrasi penyembelihan hewan ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Dua orang pemuda nyaris dibakar massa usai tertangkap warga sedang menyembelih dua ekor kambing hasil curian di sekitar danau Cibereum, RT 01 RW 06, Desa Lambangjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Pelaku mengaku nekat mencuri lantaran harga daging mahal jelang bulan Ramadan.

Kasubag Humas Polres Kabupaten Bekasi, AKP Endang Longla mengatakan, aksi pencurian itu bermula ketika dua pelaku Mursin (27) dan Jamhari (24) warga Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi ini mengintai dua ekor kambing yang sedang diangon (gembala) oleh pemiliknya, yakni Parta Kusuma (36) di kebun kosong pada Rabu (18/5) sore.

"Kambing dibiarkan lepas begitu saja untuk mencari makanan tanpa dijaga oleh pemiliknya," beber Endang, di Polres Kabupaten Bekasi Kamis (19/5).

Saat ada kesempatan, dua pelaku langsung menangkap kambing tersebut, dan langsung disembelih di lokasi kejadian. Namun, nahas aksi ke dua pelaku itu ketahuan oleh warga setempat.

Warga mencurigai karena mereka menyembelih kambing secara diam-diam di kebun kosong. Ketika ditegur, pelaku malah melarikan diri. Akibatnya warga mengepung pelaku hingga tertangkap.

Geram dengan perbuatan pelaku, warga memukuli pelaku hingga babak belur. Bahkan, sepeda motor dibawa pelaku turut dibakar massa. Beruntung, petugas setempat segera membawa pelaku ke kantor polisi.

Sementara itu, pemilik kambing terkejut melihat dua ekor kambingnya ditemukan tewas disembelih. Padahal, hewan ternak itu akan dibawa pulang karena sudah sore.

Kepada polisi, tersangka mengaku nekat mencuri dua ekor kambing lantaran tergiur dengan harga daging kambing yang melonjak yakni Rp 130.000 per kilogram jelang bulan Ramadan. Rencananya, daging kambing akan dijual Rp 90.000-100.000 per kilogram.

"Dari pemeriksaan sementara, mereka baru beraksi satu kali. Namun demikian, keterangannya masih kami gali karena bisa saja mereka memberikan keterangan palsu," Endang tegas.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP