Terpecah, anggota merasa dimanfaatkan Santoso jaga istrinya
Merdeka.com - Kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso semakin terdesak. Posisi tim satgas operasi Tinombala saat ini di atas angin.
Juru Bicara Mabes Polri, Kombes Rikwanto di Mabes Polri, informasi terakhir yang didapat pihaknya, pada Jumat lalu tim satgas menangkap anggota Santoso. Kepada anggota Tim Satgas, anak buah Santoso ini mengakui jika kelompok MIT mulai terpecah. Beberapa anggotanya merasa dimanfaatkan oleh Santoso untuk menjaga keluarganya, khususnya istri Santoso.
"Perpecahan di sana tentang bagaimana perjuangan ke depan dan perlakuan ke kelompok. Di antaranya seperti adanya istri Santoso yang diperlakukan khusus bagi mereka," kata Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/4).
"Padahal mereka lagi berjuang, tapi mereka juga disuruh menjaga keluarga Santoso. Ini yang membuat mereka terpecah," sambungnya.
Saat ini, lanjutnya, tim satgas telah mengepung dan membentuk pagar betis untuk membatasi pergerakan Santoso cs.
"Saat ini sesuai dengan laporan petugas dari Poso memang kelompok Santoso semakin terdesak. Mereka terkucil dan pasukan yang ke sana membentuk pagar betis," jelas Rikwanto.
Rikwanto memastikan ruang gerak kelompok Santoso cs mulai terbatas. Apalagi, jalur yang biasa dilewati kelompok Santoso untuk mencari logistik telah dijaga ketat tim satgas.
"Jalur yang mereka biasa lewati cari logistik, kita isolasi. Kalau mereka mau turun cari logistik, kemungkinan sangat kecil," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya