\'Teroris tumbuh karena banyak warga Solo yang susah\'
Merdeka.com - Serangkaian aksi teror terjadi di Solo dalam bulan ini. Dua hari lalu Densus 88 menembak mati dua orang yang diduga sebagai teroris. Suburnya aksi kekerasan ini tak lepas dari masih minimnya kesejahteraan masyarakat di sana.
"Ya, sebenarnya itu masalah teroris ada di mana-mana, tetapi agak sering terjadi di Solo. Ini menandakan bahwa ada masalah kesejahteraan atau rasa keadilan di Solo yang harus diselesaikan dengan serius oleh Pemda setempat, baru ngurus daerah lain," kata Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana kepada merdeka.com, Jakarta, Minggu (2/9)
Menurut Sutan, aksi-aksi terorisme erat hubungannya dengan masalah kesejahteraan. "Ya teroris itu subur karena merasa keadilannya terpinggirkan dan kesejahteraannya disampingkan," kata Sutan.
Ketua Komisi VII DPR ini menjelaskan, masyarakat Solo yang terpinggirkan dan kesejahteraannya kurang ingin diperhatikan, sehingga melakukan langkah dan tindakan yang nekat.
"Ini kan orang-orang yang merasa tidak diperhatikan dengan kehidupan susah, makanya nekat mau mati sahid langsung ketemu bidadari seperti keyakinan mereka itu," pungkasnya. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya