Teroris Bangka diduga jaringan Abu Umar

Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi | Sabtu, 4 Mei 2013 08:21




Teroris Bangka diduga jaringan Abu Umar
Pengrebekan teroris mampang. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Jaringan teroris yang ada di Indonesia seolah tidak ada habisnya. Densus 88 kembali menangkap dua orang terduga teroris berinisial JM alias A dan O di wilayah Benhil Jakarta Pusat, Kamis (2/5) lalu.

A dan O diduga akan meledakkan bom di Kedutaan Besar Myanmar, Jalan H Agus Salim Jakarta. Lalu dari jaringan mana mereka berasal?

Pengamat teroris Al Chaidar menduga A dan O yang ditangkap oleh Densus 88 adalah anggota jaringan teroris yang selama ini dicari polisi. Chaidar menduga mereka adalah kelompok Abu Umar, jaringan yang sebelumnya merancang percobaan pembunuhan terhadap politikus Matori Abdul Djalil, rencana pengeboman beberapa kedutaan, dan sejumlah ledakan di Jabodetabek.

"Menurut saya (jaringan) Abu Umar, karena jadi itu dulu sudah ada, tapi belum begitu intens. Masih ada kemungkinan itu jaringan Solo," ujar Al Chaidar saat dihubungi merdeka.com, Jumat (3/5).

Target utama mereka yang mengincar Kedubes Myanmar adalah sebagai wujud rasa solidaritas terkait penindasan dan pembantaian umat muslim di Myanmar. Menurut dia, yang patut diwaspadai dari peristiwa penangkapan ini adalah adanya rencana lain yang akan dilakukan oleh anggota lainnya.

"Densus 88 harus mengantisipasi ini, harus bekerja lebih keras lagi, karena tidak menutup kemungkinan mereka masih memiliki rencana lain untuk melakukan pengeboman di Dubes Myanmar," paparnya.

Jaringan Abu Umar selama ini juga dituding bertanggungjawab atas sejumlah perampokan toko emas. Perampokan tersebut diduga untuk mendanai gerakan mereka termasuk pembelian bahan-bahan peledak.

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 menangkap dua terduga teroris berinisial JM alias A dan O di wilayah Benhil Jakarta Pusat. Diketahui, dua teroris itu akan meledakkan bom di Kedutaan Besar Myanmar, Jalan H Agus Salim Jakarta.

Diketahui kedua teroris berangkat dari kostnya yang terletak di Jalan Bangka 2 F, Pela Mampang, Jakarta Selatan. Kemudian ditangkap di sekitaran Benhil. Dari tangan teroris, Densus 88 amankan lima buah bom pipa siap ledak. Keduanya ditangkap sekitar pukul 21.30 WIB.

[hhw]




Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Pelaku pasar menanti nama menteri pilihan Jokowi-JK
  • Boncengan di atas tumpukan kardus, pemotor ini disetop Polwan
  • 'Umumkan menteri di Tanjung Priok Jokowi jangan cuma pencitraan'
  • Jadi presiden, Jokowi masih angkat kaki microphone sendiri
  • Perut super buncit, ada apa dengan Eva Longoria?
  • Oscar de la Renta meninggal usai membuat gaun Amal Clooney
  • JK: Ketum partai rekomendasikan nama menteri, bukan mendesak
  • 2 Sukhoi TNI AU paksa pesawat Australia mendarat di Manado
  • Pengadilan Tinggi DKI tolak banding jaksa atas vonis Hendra OB
  • Terima investasi USD 100 juta, Tokopedia makin mantap!
  • SHOW MORE