Teror granat, aktivitas perkantoran di kawasan Sarinah dihentikan
Merdeka.com - Usai teror ledakan granat disusul rentetan peluru diduga dilakukan kelompok ISIS di pos polisi kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Selatan, Kamis (14/1) masih mencekam. Bahkan, aktivitas perkantoran di kawasan tak jauh dari lokasi ledakan dan tembakan lumpuh hingga waktu yang belum ditentukan.
Salah seorang pegawai mendapat imbauan dari atasannya agar beberapa jam ke depan sebaiknya stay indoor. Bahkan beberapa pegawai yang kantornya berada di dekat lokasi diungsikan.
Di sisi lain, insiden ini pun menarik perhatian sejumlah warga yang ingin mengetahui kejadian dari dekat. Polisi pun memberi garis polisi di sekitar kawasan Sarinah, agar warga tak terlalu mendekat ke lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun, hingga kini ada enam orang terluka akibat teror tersebut. Empat orang di antaranya seorang polisi dan tiga warga dilaporkan meninggal akibat insiden tersebut.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya