Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terminal Jatijajar Depok Setop Operasional Hingga 24 Mei

Terminal Jatijajar Depok Setop Operasional Hingga 24 Mei Terminal Jatijajar. ©2019 Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Pemerintah Kota Depok resmi menutup operasional Terminal Jatijajar. Hal itu sesuai arahan pemerintah pusat yang melarang warga untuk mudik.

"Terkait dengan arahan pemerintah tentang larangan mudik dan saat ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19), mulai hari ini operasional Terminal Jatijajar yang dikelola BPTJ dihentikan, sehingga layanan Bis AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dan Bis AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) mulai hari ini tidak ada layanan," kata Wali Kota Depok Mohammad Idris, Jumat (24/4).

Terminal Jatijajar adalah terminal Tipe A yang pengelolaan dilakukan BPTJ.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan hari ini pihaknya melakukan pengecekan pergerakan kendaraan dari terminal tersebut.

"Hari ini saya monitor pergerakan kendaraan dan juga terminal, baik Terminal Terpadu atau Terminal Jatijajar. Sebagaimana arahan pemerintah pusat dan peraturan menteri Perhubungan terkait larangan mudik yang di dalamnya ada transportasi darat," katanya.

Dadang menambahkan, PO bus sudah dengan sadar tidak mengoperasikan armada setelah ada keputusan pemerintah pusat. Kondisi ini diperkirakan terjadi sampai 24 Mei mendatang.

"Hari ini tidak ada yang beroperasi terutama AKDP dan AKAP berhentinya bus AKDP, AKAP. Alhamdulillah berdasarkan kesadaran," ucapnya.

Di terminal tersebut setidaknya ada 50 PO bus yang melayani berbagai tujuan. Mulai dari rute AKDP, AKAP Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung dan Sumatera. Dan hari ini praktis tidak ada pergerakan sama sekali. "Hari ini praktis tidak ada pergerakan sama sekali," ungkapnya.

Lonjakan penumpang terjadi sekitar 2-3 hari lalu sebelum terminal berhenti beroperasi hari ini. Dimana saat itu terjadi peningkatan jumlah penumpang hampir 100 persen.

"Kalau kita lihat pergerakan data yang ada pada 2-3 hari kemarin. Ada sedikit peningkatan jumlah penumpang dari 80 orang sebelumnya menjadi 140 orang dalam sehari. Mungkin kemarin hari terakhir bagi warga yang akan melaksanakan mudik. Kalau hari ini tidak ada pergerakan sama sekali," tuturnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP