Terlibat perjudian, 2 siswa di Padang Pariaman UN di Mapolres
Merdeka.com - Dua pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, mengikuti Ujian Nasional (UN) di Mapolres setempat karena terlibat kasus perjudian.
"Ke dua pelajar tersebut terpaksa harus mengikuti proses ujian di tahanan Polres Padang Pariaman atas kasus perjudian," ujar ujar Kapolres Padang Pariaman, AKBP Roedy Yoelianto, di Padang Pariaman, Selasa (5/4).
Roedy menambahkan, kedua pelajar itu berinisial DF dan ZA merupakan tahanan Polres setempat, dan telah mengikuti proses ujian sejak hari pertama berlangsung.
Kedua pelajar tersebut telah mendekam di tahanan Mapolres sejak beberapa minggu terakhir. Hingga hari ke dua penyelenggaraan ujian berlangsung tidak ada kendala baik dari segi pengamanan maupun naskah ujian.
"Meskipun ke dua pelajar ini berstatus tersangka, penjagaan tetap kita maksimalkan apalagi ke duanya sedang menjalani proses ujian nasional sehingga dibutuhkan penjagaan lebih," terangnya seperti dikutip dari Antara.
Selain adanya petugas kepolisian yang mengamankan jalannya ujian, juga dijaga oleh para pengawas ujian untuk menghindari terjadinya kecurangan.
Pihak kepolisian setempat membenarkan telah melakukan upaya koordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan terkait tempat penyelenggaraan ujian kedua pelajar itu.
Pemilihan Kantor Mapolres sendiri dilakukan agar kedua pelajar ini tidak mengalami tekanan beban mental terhadap lingkungan luar.
"Pertimbangannya mental pelajar tersebut, kalau mereka ujianya di sekolah dikhawatirkan merasa malu dengan teman-temanya yang lain," papar Roedy.
Sebelum penyelenggaraan ujian berlangsung pihak kepolisian juga memberikan kesempatan kepada pihak keluarga untuk membawakan buku-buku pelajaran yang akan diujikan untuk persiapan ujian.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya