Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terlibat kasus pencabulan & curanmor, 3 siswi SMP UN di Lapas

Terlibat kasus pencabulan & curanmor, 3 siswi SMP UN di Lapas UN SMP sederajat. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Serentak dengan siswa sekolah menengah pertama (SMP) pada umumnya, tiga orang siswi SMP yang terjerat kasus pidana juga mengikuti UN di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Anak dan Wanita Pekanbaru. Demikian dikatakan Kasi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Anak dan Wanita Pekanbaru, Muhammad Hasan kepada wartawan.

"Di sini ada tiga siswa SMP yang ikut UN," kata Hasan, Senin (5/5)

Tiga orang siswa ini, kata Hasan, masing-masing dari SMP 23 Pekanbaru, SMP Tri Bakti Pekanbaru dan SMP dari Kabupaten Pelalawan. "Dua orang siswa terlibat kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dan satu orang terlibat dalam kasus pencabulan," ujar Hasan.

Ujian di Lapas Anak dan Wanita Pekanbaru, sambung Hasan, dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. "Sebenarnya akan dimulai pagi, namun agar serentak, kita tunggu yang dari Kerinci Pelalawan. Kita seragamkan mulainya," katanya.

Bagi mereka yang ujian, tiap satu orang siswa diawasi dua orang pengawas, sementara dari Lapas tidak menyiapkan pengawasan khusus. "Ada 6 orang pengawas dari mereka," lanjut Hasan.

Lapas Anak Pekanbaru, memfasilitasi ruang dan perlengkapan bagi siswa yang ikut ujian. "Alhamdulillah tidak ada kendala. Kita fasilitasi buku dan alat tulis belajar," terang Hasan.

Di Lapas Anak dan Wanita Pekanbaru sebenarnya ada 4 orang siswa yang diagendakan mengikuti UN tingkat SMP, namun satu orang meminta penundaan dan lebih memilih ikut ujian susulan. "Saya tidak tahu pasti alasannya apa, tapi yang satu ini akan bebas tanggal 7 Mei 2014," pungkas Hasan.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP