Terkendala cuaca, pencarian korban KM Putri Ayu ditunda
Merdeka.com - Badan SAR Nasional terus melakukan pencarian para korban tenggelamnya KM Putri Ayu di Perairan Pulau Tiga, Maluku Tengah.
Namun karena terkendala cuaca, pencarian hari ini dihentikan dan tidak mendapat perkembangan yang berarti. Rencananya pencarian akan dilakukan esok hari.
"Mendung disertai hujan dan kecepatan angin mencapai 20 knot dengan gelombang laut mencapai 1-4 meter. Pencarian korban akan dilanjutkan esok hari, kami telah melakukan koordinasi dengan semua pihak," kata Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo melalui staf Humas Basarnas, Agus Basori dalam pesan singkat kepada merdeka.com, Senin (18/6).
Untuk membantu proses pencarian korban esok hari, Basarnas akan mengerahkan pesawat yang diberangkatkan dari Manado untuk keperluan pencarian dari udara.
Selama pencarian korban, Basarnas mengerahkan Rescue Boat (RB) 216, Rigid dan Seareader. Sedangkan potensi SAR yang terlibat dalam operasi ini di antaranya 3 kapal TNI
Angkatan Laut, Kapal Polair 221, Kapal Polair Abimanyu 7010, KNP 338 Adpel Ambon, Departemen Kesehatan Polda Maluku, Polres Ambon, Polsek Leihitu Barat dan 20 kapal long boat milik para nelayan.
Sementara itu, jumlah korban yang hilang terus bertambah. Hingga petang hari, jumlah korban berdasarkan laporan masyarakat di Posko Basarnas Leihitu Desa Ureng Maluku Tengah, mencapai 55 orang.
Sementara jumlah korban selamat tetap, yakni 12 orang yang terdiri dari 1 anak buah kapal dan 11 penumpang. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya