Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terkena Proyek Tol Serpong-Balaraja, Warga Cilenggang Protes Tanahnya Dibayar Murah

Terkena Proyek Tol Serpong-Balaraja, Warga Cilenggang Protes Tanahnya Dibayar Murah Warga Cilenggang, Serpong, memprotes penilaian harga tanah proyek Tol Serpong-Balaraja. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan warga pemilik lahan di 4 wilayah RW, Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, memprotes kebijakan sepihak panitia pengadaan tanah tol Serpong-Balaraja. Mereka merasa dirugikan karena lahan mereka yang terkena proyek itu dihargai sangat murah.

"Kami memprotes penilaian ganti kerugian atas lahan kami. Bukannya untung, kami benar-benar rugi dengan penilaian dari pihak pelaksana proyek," ungkap Masfur Sidik, juru bicara warga Cilenggang terdampak tol ditemui, Selasa (30/3).

Menurut Masfur, penilaian harga lahan warga oleh pihak pelaksana proyek tol sangat tidak adil. Terlebih kawasan Cilenggang merupakan sentra dari pusat keramaian kawasan pengembangan Bumi Serpong Damai (BSD).

"Masa lahan kami dihargai Rp 4,4 jutaan sampai Rp 7 jutaan per meter, padahal di sekitar kami sudah dihargai di kisaran Rp 22 juta sampai Rp 64 jutaan," ucap Masfur.

Saat ini sekitar 56 pemilik bidang tanah di kawasan Cilenggang, yang terdampak tol, tengah melakukan kasasi ke Mahkamah Agung. "Kami lakukan gugatan hukum dengan mengajukan kasasi. Kami bukannya menolak proyek pembangunan oleh pemerintah, tapi kami keberatan atas ganti rugi lahan kami yang sepenuhnya pekerjaan proyek tersebut dilakukan swasta, dalam hal ini perusahaan konsorsium dari anak usaha PT BSD yakni PT Tol Bumi Serbaraja," ungkap dia.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP